Minggu, 01 November 2015

TEKNOLOGI TELEMATIKA SAAT INI (KELOMPOK 3) - Pengantar Telematika

TUGAS PENGANTAR TELEMATIKA
TEKNOLOGI TELEMATIKA SAAT INI





Kelompok 3:
Dhanny Kurniawan (11112982)
Dianov Lussac (12112057)
Erick Pratama Afrieldy (12112523)
Fadilla Develin (12112626)
Febriantara Muhammad (12112863)
Rachmat Mardian Adi Saputra (15112831)





UNIVERSITAS GUNADARMA
2015



PENDAHULUAN

A.        Latar Belakang
Perkembangaan tekonologi telematika saat ini sudah sangat berkembang, banyak bidang yang membutuhkan teknologi telematika, contohnya yaitu di bidang telekomunikasi, bidang transportasi dan termasuk juga di pemerintahan. Dengan mengikuti perkembangan teknologi telematika, maka tentunya akan memudahkan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, pekerjaan yang dilakukan akan menjadi lebih cepat selesai. Salah satu contohnya seperti handphone, bila saja belum adahandphone, maka setiap orang yang ingin berkomunikasi harus saling berkirim surat, atau bisa mengirim pesan melalui pager, tentu itu merepotkan dan memakan waktu banyak. Ituartinya teknologi telematika yang berkembang saat ini sudah banyak manfaatnya.

            B.       Batasan Masalah
Dalam penulisan ini penulis hanya membahas tentang perkembangan telematika saat ini, contoh teknologi telematika di bidang telekomunikasi, bidang transportasi dan teknologi telematika di pemerintahan.

           C.        Tujuan
Tujuan dari penulisan ini yaitu agar mengetahui bagaimana perkembangan teknologi telematika saat ini, dapat mengetahui contoh teknologi telematika saat ini di bidang telekomunikasi, transportasi dan di pemerintahan.


PEMBAHASAN

                 A.     Perkembangan Telematika Saat Ini
Seiiring dengan perkembangan teknologi telematika, saat ini teknologi telematika telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga banyak informasi yang dapat disebarkan dan disampaikan ke seluruh dunia.
Bidang telekomunikasi merupakan salah satu bidang yang memanfaatkan telematika, misalnya seperti telekomunikasi lewat telepon, televisi, radio dan juga GPS (Global Positioning System). Telematika menggunakan teknologi pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi melalui perangkat telekomunikasi.

               B.     Teknologi telematika bidang telekomunikasi
     -      Pager
Alat telekomunikasi yang hanya bisa untuk mengirim dan menerima pesan pendek dan pesan hanya terdiri dari beberapa digit saja.
      -       Handphone
Handphone merupakan salah satu contoh dari teknologi telematika yang berkembang pada saat ini. Handphone menggunakan media elektromagnetik untuk mengirimkan atau menerima suatu informasi dari satu pihak ke pihak lainnya.
      -       Smartphone
Merupakan telepon selular yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer.
      -      Teknologi Telematika Bidang Transportasi
GPS (Global Positioning System) adalah sistem satelit navigasi yang dengan bantuan sinkronisasi sinyal satelit maka dapat menentukan posisi bumi, GPS dimiliki dan dikelola oleh Amerika Serikat. Sistem ini membutuhkan 24 satelit untuk mengirimkan sinyal gelombang mikro ke bumi, lalu sinyalnya diterima di bumi dengan alat GPS Portable dan smartphone. Sistem ini di bentuk untuk membrikan informasi mengenai posisi dan kecepatan tiga dimensi diseluruh dunia tanpa harus bergantung pada waktu dan cuaca.
      -      Teknologi Telematika di Pemerintahan    
               Di pemerintahan Indonesia untuk menangani bagian administrasi pemerintahan secara elektronik telah dibentuk Tim Koordinasi Telematika Indonesia(TKTI).



Sumber:
http://abas-nr.blogspot.co.id/2012/01/mata-kuliah-pengantar-telematika-fitur_07.html, 7 Januari 2012
http://randypassoe.blogspot.co.id/2014/10/perkembangan-telematika-dan-tren-ke.html, 12 Oktober 2014

Kamis, 22 Oktober 2015

TEKNOLOGI TELEMATIKA SAAT INI

Perkembangan Telematika Saat Ini
Seiiring dengan perkembangan teknologi telematika, saat ini teknologi telematika telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga banyak informasi yang dapat disebarkan dan disampaikan ke seluruh dunia.
Bidang telekomunikasi merupakan salah satu bidang yang memanfaatkan telematika, misalnya seperti telekomunikasi lewat telepon, televisi, radio dan juga GPS (Global Positioning System). Telematika menggunakan teknologi pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi melalui perangkat telekomunikasi.

Teknologi telematika bidang telekomunikasi antara lain:
-      Pager
Alat telekomunikasi yang hanya bisa untuk mengirim dan menerima pesan pendek dan pesan hanya terdiri dari beberapa digit saja.

      -       Handphone
Handphone merupakan salah satu contoh dari teknologi telematika yang berkembang pada saat ini. Handphone menggunakan media elektromagnetik untuk mengirimkan atau menerima suatu informasi dari satu pihak ke pihak lainnya.

      -       Smartphone
Merupakan telepon selular yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer.

      -      Teknologi Telematika Bidang Transportasi
GPS (Global Positioning System) adalah sistem satelit navigasi yang dengan bantuan sinkronisasi sinyal satelit maka dapat menentukan posisi bumi, GPS dimiliki dan dikelola oleh Amerika Serikat. Sistem ini membutuhkan 24 satelit untuk mengirimkan sinyal gelombang mikro ke bumi, lalu sinyalnya diterima di bumi dengan alat GPS Portable dan smartphone. Sistem ini di bentuk untuk membrikan informasi mengenai posisi dan kecepatan tiga dimensi diseluruh dunia tanpa harus bergantung pada waktu dan cuaca.

      -      Teknologi Telematika di Pemerintahan     

               Di pemerintahan Indonesia untuk menangani bagian administrasi pemerintahan secara elektronik telah dibentuk Tim Koordinasi Telematika Indonesia(TKTI).

Sumber:
http://abas-nr.blogspot.co.id/2012/01/mata-kuliah-pengantar-telematika-fitur_07.html, 7 Januari 2012
http://randypassoe.blogspot.co.id/2014/10/perkembangan-telematika-dan-tren-ke.html, 12 Oktober 2014

Kamis, 24 September 2015

Fungsi dan Manfaat Telematika terhadap Ilmu Pengetahuan

TUGAS PENGANTAR TELEMATIKA
FUNGSI DAN MANFAAT TELEMATIKA TERHADAP ILMU PENGETAHUAN



Dhanny Kurniawan (11112982)
Dianov Lussac (12112057)
Erick Pratama Afrieldy (12112523)
Fadilla Develin (12112626)
Febriantara Muhammad (12112863)
Rachmat Mardian Adi Saputra (15112831)




UNIVERSITAS GUNADARMA
2015




PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Di era komputerisasi ini kita sering mendengar istilah telematika. istilah tersebut sering di identikkan dengan dunia maya oleh masyarakat indonesia. pada dasarnya kata telematika berasal dari kata dalam Perancis yaitu telematique. Istilah ini pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan alin Minc dalam bukunya yang berjudul L’informatisation de la Societe.
Telematika adalah saran komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik yang memiliki kemampuannya menstransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaraan suara (telepon, musik), huruf, gambar, dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal itu tersebut terjadi juga jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet).  
Maka dapat disimpulkan telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh yang menyampikan informasi satu arah, maupun timbal balik dengan sistem digital. singkatnya Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika.
Saat ini Telematika muncul sebagai bidang ilmu yang memfokuskan pada peningkatan interaksi di antara manusia atau proses melintasi jarak dan waktu melalui aplikasi Information and Communications Technology (ICT).Contohnya saja E-commerce Salah satu bidang yang di cakup dalam penerapan ilmu telematika adalah bidang ekonomi. penerapan telematika tidak hanya pada bidang ekonomi melainkan di bidang lain, seperti pemerintahan (E-goverment), dan pendidikan (E-learning).
Sebagian besar dari penerapan Telematika diatas berbasis Web, akan tetapi masih banyak contoh penerapan telematika di luar dari web. Contoh yang sudah tidak asing bagi kita adalah GPS (Global Positioning System ).
Sistem Pemosisi Global (bahasa Inggris: Global Positioning System (GPS)) adalah sistem untuk menentukan letak di permukaan bumi dengan bantuan penyelarasan (synchronization) sinyal satelit. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan letak, kecepatan, arah, dan waktu. Sistem yang serupa dengan GPS antara lain GLONASS Rusia, Galileo Uni Eropa, IRNSS India. Sistem ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dengan nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (kesalahan umum adalah bahwa NAVSTAR adalah sebuah singkatan, ini adalah salah, NAVSTAR adalah nama yang diberikan oleh John Walsh, seorang penentu kebijakan penting dalam program GPS). Kumpulan satelit ini diurus oleh 50th Space Wing Angkatan Udara Amerika Serikat. Biaya perawatan sistem ini sekitar US$750 juta per tahun, termasuk penggantian satelit lama, serta riset dan pengembangan.
GPS Tracker atau sering disebut dengan GPS Tracking adalah teknologi AVL (Automated Vehicle Locater) yang memungkinkan pengguna untuk melacak posisi kendaraan, armada ataupun mobil dalam keadaan Real-Time. GPS Tracking memanfaatkan kombinasi teknologi GSM dan GPS untuk menentukan koordinat sebuah obyek, lalu menerjemahkannya dalam bentuk peta digital.
Pada saat ini penggunaan GPS  seolah sudah menjadi suatu kebutuhan terutama bagi para Treveler yang sering bepergian. GPS juga sudah mudah di gunakan di manapun, selain banyak provider yang membuat product penyedia GPS, hampir di semua smartphone sudah menyediakan Aplikasi GPS.
  B.   Batasan Masalah
Dalam penulisan ini penulis hanya membahas tentang pengertian telematika, fungsi telematika, penggunaan telematika pada GPS, kegunaan GPS dan cara kerja GPS bagi pengguna.
  C.   Tujuan

Tujuan penulisan ini untuk mengetahui apa itu telematika, untuk mengetahui fungsi dari telematika, untuk mengetahui penggunaan telematika pada GPS dan juga untuk mengethaui cara kerja GPS bagi penggunanya.








PEMBAHASAN

A.    Pengertian Telematika

Telematika merupakan bahasa Prancis yaitu Telematique yang maksudnya penggabungan antara sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Menurut para ahli, telematika itu merupakan gabungan dari telekomunikasi dan informasi sebagai wujud dari penggabungan konsep computing dan communication. Telematika juga merupakan hasil dari perkembangan teknologi digital.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa Telematika merupakan konvergensi antara teknologi Telekomunikasi, Media dan Informatika yang digunakan untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary/digital.

B.    Fungsi Telematika

Fungsi telematika yaitu:

  1. Penyampai  informasi
Telematika digunakan sebagai penyampai informasi agar pengetahuan bertambah dari sebelumnya. Dengan bertambahnya pengetahuan manusia maka bisa meningkatkan kecerdasan, keterampilan, dan menambah wawasan.

  1. Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat
Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan, keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta  kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.

C.    Telematika pada penggunaan GPS


GPS (Global Positioning System) adalah sistem satelit navigasi yang dengan bantuan sinkronisasi sinyal satelit maka dapat menentukan posisi bumi, GPS dimiliki dan dikelola oleh Amerika Serikat. Sistem ini membutuhkan 24 satelit untuk mengirimkan sinyal gelombang mikro ke bumi, lalu sinyalnya diterima di bumi dengan alat GPS Portable dan smartphone. Sistem ini di bentuk untuk membrikan informasi mengenai posisi dan kecepatan tiga dimensi diseluruh dunia tanpa harus bergantung pada waktu dan cuaca. GPS dapat memberikan informasi posisi dengan tingkat ketelitian yang bervariasi mulai dari beberapa milimeter sampai puluhan meter. Dibawah ini contoh tampilan GPS pada smarthphone.


Sebelum adanya GPS dulu manusia menggunakan kompas untuk petunjuk arah, namun sekarang dengan adanya kemajuan teknologi maka manusia sudah bisa menggunakan GPS sebagai petunjuk arah dengan tampilan yang lebih jelas dan rinci. Namun GPS juga memiliki kelemahan yaitu pada soal jaringan, bila jaringannya sedang buruk maka GPS tidak bisa beroprasi dengan benar. Dibawah ini adalah contoh GPS portable.

D.    Kegunaan GPS

Kegunaan GPS diantaranya yaitu:

-          Militer
GPS digunakan pada saat perang, misalnya untuk mengetahui arah bom, untuk mengetahui dimana posisi pasukan agar tidak terjadi salah serang.

-          Navigasi
Beberapa kendaraan telah dilengkapi dengan GPS sebagai alat bantu navigasi, dengan menambahkan peta maka dapat digunakan untuk memandu pengendara agar mengetahui arah jalan untuk mencapai tempat tujuan.

-          Sistem Informasi Geografis
GPS juga diperlukan untuk pembuatan peta, jadi bisa untuk mengukur luas suatu tempat.

-          Sistem Pelacakan Kendaraan
GPS pada sistem pelacakan kendaraan biasa digunakan oleh perusahaan taksi, karna dengan adanya alat ini, perusahaan dapat mengetahui dimana posisi mobil taksi.





E.    Cara Kerja GPS

Cara kerja GPS bagi pengguna yaitu:

Bagian ini terdiri dari alat navigasi yang digunakan. Satelit akan memancarkan data almanak dan ephemeris yang akan diterima oleh alat navigasi secara teratur. Data almanak berisikan perkiraan lokasi (approximate location) satelit yang dipancarkan terus menerus oleh satelit. Data ephemeris dipancarkan oleh satelit, dan valid untuk sekitar 4-6 jam. Untuk menunjukkan koordinat sebuah titik (dua dimensi), alat navigasi memerlukan paling sedikit sinyal dari 3 buah satelit. Untuk menunjukkan data ketinggian sebuah titik (tiga dimensi), diperlukan tambahan sinyal dari 1 buah satelit lagi.
Dari sinyal-sinyal yang dipancarkan oleh kumpulan satelit tersebut, alat navigasi akan melakukan perhitungan-perhitungan, dan hasil akhirnya adalah koordinat posisi alat tersebut. Makin banyak jumlah sinyal satelit yang diterima oleh sebuah alat, akan membuat alat tersebut menghitung koordinat posisinya dengan lebih tepat.






SUMBER

URL    : Cut Aisyah, “Sistem Telematika pada GPS”, http://1-cute.blogspot.co.id/2013/01/sistem-telematika-pada-gps.html , 14 Januari 2013.

URL    : Martha Fanny, “Peranan Telematika”,  https://hube13.wordpress.com/2014/01/14/peranan-telematika/ , 14 Januari 2014.

URL    : Arvin Wicaksono, “GPS, Telematika & Aplikasinya dalam handphone”, http://arfinwicaksono.blogspot.co.id/2010/10/gps-telematika-aplikasinya-dalam.html , Oktober 2010.

URL    : Erica, “GPS Alat Telematika”, http://ericamourissa.blogspot.co.id/2012/11/gps-alat-telematika.html, 19 November 2012.

URL    : Virgiansyah, “Sistem Telematika pada GPS”, http://virgiansyah-virgiansyahbastiar.blogspot.co.id/2012/10/telematika-dalam-kehidupan-sehari-hari.html, 24 Oktober 2012.



Senin, 15 Juni 2015

Tugas Softskill

CURRICULUM VITAE
DATA PRIBADI
Nama                              : Fadilla Develin
Tempat, Tanggal Lahir   : Jakarta, 11 April 1995
Jenis Kelamin                 : Perempuan
Agama                            : Islam
Tinggi Badan                  : 160 cm
Berat Badan                    : 40 kg
Alamat                            : Perumahan Duta Kranji, Jl.Cendrawasih 16 Blok:B No:575 , Bintara-Bekasi Barat
No.Handphone                : 082111404559
Status                              : Belum Menikah
E-mail                             : dilla.develin@yahoo.com

DATA PENDIDIKAN
SD                                   : SDN 05 Malaka Jaya, Jakarta Timur
SMP                                : SMPN 139 Jakarta Timur
SMA                               : SMAN 103 Jakarta Timur
Perguruan Tinggi            : Universitas Gunadarma, jurusan Sistem Informasi

DATA KEMAMPUAN
-         Ms.Word, Ms.Excel, Ms.PowePoint
-         MySQL



CARA MEMBUAT CURRICULUM VITAE YANG BAIK DAN BENAR
   Dalam membuat CV yang baik dan benar pada kenyataannya memiliki tingkatan gampang-gampang susah, dalam membuat CV yang baik dan benar ini kita harus benar-benar teliti, jangan ada satu kesalahanpun, karena itu menyangkut data pribadi kita. Biasanya format Suriculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup sering disebut juga dengan resume, dan itu akan berbeda di setiap negaranya. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan suku, budaya, politik, kebiasaan, serta beberapa aturan yang sangat berbeda.
    Dan berikut ini ada beberapa hal yang perlu untuk Anda perhatikan ketika Anda akan membuat CV yang baik dan benar, agar pihak perusahaan memiliki kesan yang baik saat membaca CV Anda.
1. Identitas (Data Pribadi)
Dalam pembuatan CV, Anda harus mencantumkan identitas Anda dengan jelas, seperti nama jelas, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, kewarganegaraan, dan lain sebagainya. Anda harus mengisi data tersebut dengan sebenar-benarnya tanpa adanya rekayasa. Dan pada data diri, Anda harus mencantumkan alamat email atau no telepon yang bisa dihubungi oleh pihak perusahaan, dan penting bagi Anda mencantumkan hal tersebut.
2. Pendidikan
Bukan hanya data diri atau identitas, Anda juga harus mencantumkan pendidikan formal serta beberapa pelatihan atau kursus yang sempat Anda ikuti. Sebab hal itu akan sangat penting guna mempertimbangkan kemampuan Anda oleh pihak perusahaan.
3. Kemampuan
Untuk kemampuan, mungkin Anda bisa menguraikan kemampuan yang Anda miliki dengan cara yang singkat, dan cantumkan kemampuan yang memang erat hubungannya dengan posisi pekerjaan yang Anda lamar. Dan pastinya beberapa kemampuan yang Anda cantumkan ini harus benar-benar Anda miliki, bahkan jangan pernah Anda mencantumkan kemampuan yang memang tidak pernah Anda miliki sama sekali.
4. Pengalaman kerja
Anda juga bisa mencantumkan deskripsi singkat mengenai pengalaman Anda dalam bekerja pada perusahaan sebelumnya, yang mana dilengkapi dengan pangkat, jabatan, serta jenis pekerjaan. Bukan hanya itu, Anda juga bisa sedikit menguraikan prestasi yang Anda miliki di tempat kerja Anda sebelumnya.
5. Referensi Kerja
Bila memang memungkinkan, Anda bisa mencantumkan referensi. Referensi adalah orang yang memang bisa dihubungi oleh pihak perusahaan yang Anda lamar guna menanyakan beberapa hal penting mengenai diri Anda. Pada bagian ini, ketika Anda akan mencantumkan orang yang menjadi referensi Anda, Anda harus benar-benar yakin kalau orang tersebut mengetahui benar tentang diri Anda serta lingkungan sekitar Anda, dan bisa memberikan informasi yang positif terkait data diri Anda. Namun jika memang Anda tidak memiliki referensi, maka Anda bisa untuk tidak mencantumkan di dalam CV Anda.
6. Pengalaman lain yang menunjang
Anda juga bisa mencantumkan beberapa pengalaman lain yang memang mampu mendukung “promosi diri Anda” di hadapan pihak perusahaan yang akan merekrut Anda. Dan baiknya Anda mencantumkan pengalaman yang relavan dengan jenis pekerjaan yang Anda lamar tersebut.

KESALAHAN YANG SERING TERJADI PADA SAAT INTERVIEW PEKERJAAN
  • Para pelamar kerja membawa buku yang pada umumnya berisi ‘cara-cara atau tips-tips melewati wawancara kerja dengan sukses.’ Dan seharusnya para pelamar kerja menghindari persoalan tersebut, jika anda ingin mempelajari tips-tips tersebut, sebaiknya anda mempelajarinya di rumah, dan jangan sampai anda membawa buku tersebut ke tempat interview.
  • Hal sepele yang berakibat fatal juga ketika para pelamar bertanya, ‘nama perusahaan ini tadi apa ya?’ Nah jika anda lupa terkait nama perusahaan, sebaiknya anda menghindari untuk menanyakan hal tersebut ketika proses wawancara berlangsung.
  • Ketika pihak perusahaan menelepon anda, pelamar menahan panggilan tersebut beberapa menit lamanya. Dan setelah melanjutkan percakapan, pelamar malah mengatakan bahwa dirinya telah memiliki acara lain yang bersamaan pada jadwal wawancara berlangsung yang memang telah ditentukan oleh pihak perusahaan.
  • Ketika datang ke tempat wawancara, pelamar menggunakan pakaian yang unik, tetapi dirinya tidaklah memberikan alasan yang pasti mengapa ia memakai pakaian tersebut kepada pihak yang mewawancarainya.
  • Ketika proses wawancara berlangsung pelamar mengatakan tepat waktu merupakan hal yang paling penting dalam dunia kerja, padahal dirinya sendiri datang tidak tepat waktu.
  • Pelamar tidaklah bersikap secara sopan terhadap orang-orang yang ditemuinya di tempat wawancara, padahal sebagian besar dari mereka merupakan orang-orang yang akan mewawancarinya.
  • Ketika proses wawancara berlangsung, pelamar dengan sengaja melepaskan sepatunya
  • Pelamar meminta minuman orang-orang yang berperan sebagai orang yang mewawancarainya
  • Ketika pelamar mencorat-coret fasilitas gedung tempat wawancara berlangsung
  • Dan hal lainnya yaitu ketika pelamar menyepelekan gaji yang memang ditawarkan oleh perusahaan tersebut .

Senin, 01 Desember 2014

BAHASA INDONESIA

Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi dan bahasa persatuan Republik Indonesia. Penggunaan Bahasa Indonesia diresmikan setelah proklamasi kemerdekaan bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Dari segi linguistik, bahasa Indonesia adalah varian dari bahasa Melayu. Bahasa Melayu merupakan sebuah bahasa Austronesia dari cabang Sunda-Sulawesi yang digunakan sebagai lingua franca atau bahasa perhubungan di Nusantara sejak abad awal penanggalan modern. Bahasa melayu menyebar ke pelosok Nusantara bersamaan dengan menyebarnya agama Islam di wilayah Nusantara, serta makin berkembang dan bertambah kokoh keberadaannya karena bahasa Melayu mudah di terima oleh masyarakat Nusantara sebagai bahasa perhubungan antar pulau, antar suku, antar pedagang, antar bangsa dan antar kerajaan. Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara mempengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan rasa persatuan bangsa Indonesia, oleh karena itu para pemuda indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa indonesia menjadi bahasa persatuan untuk seluruh bangsa indonesia.
Perkembangan bahasa Indonesia saat ini semakin baik, apalagi dengan makin diminatinya Bahasa Indonesia  oleh  masyarakat internasional. Bahkan Bahasa Indonesia pun saat ini menjadi bahan pembelajaran di negara – negara asing seperti Australia, Belanda, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Cina, dan Korea Selatan. Oleh karena itu, bangsa Indonesia harus mempersiapkan diri dengan baik dan penuh perhitungan. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah masalah jati diri bangsa yang diperlihatkan melalui jati diri bahasa. Pepatah berkata, “Bahasa menunjukkan bangsa” .
Bahasa Indonesia mempunyai ciri-ciri umum dan kaidah-kaidah pokok tertentu yang membedakannya dengan bahasa-bahasa lainnya di dunia ini, baik bahasa asing maupun bahasa daerah. Oleh karena itu, ciri-ciri umum dan kaidah-kaidah pokok tersebut merupakan jati diri bahasa Indonesia. Akan tetapi, sekarang pertanyaannya apakah orang indonesia sendiri bangga akan bahasanya sendiri? Jawaban untuk pertanyaan ini tentulah ada di dada masing-masing orang yang menganggap, mengaku, dan menjadikan dirinya sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Saat ini masyarakat sudah mulai mencampur bahasa Indonesia dengan bahasa asing dalam pemakaian bahasa sehari-hari. Tentu dalam konteks pembicaraan non-formal alias bahasa gaul, hal ini tidak menjadi suatu masalah yang signifikan, namun yang disayangkan pemakaian bahasa gaul juga biasa terjadi pada sebuah forum ilmiah, media massa, kuliah, seminar dan forum formal lain.  Jika kita menilik apa penyebab utama mengapa fenomena ini terjadi adalah kebiasaan bangsa Indonesia pada umumnya yang mengagungkan semua hal yang berbau internasional, luar negeri, atau dapat dibilang berbau barat. Dengan kata lain, secara kasar bangsa Indonesia kurang bangga dengan bahasa dan budayanya sendiri. Pemakaian bahasa dan budaya asing dirasa lebih keren dan dapat diterima dalam pergaulan. Fenomena negatif yang masih sering terjadi di tengah-tengah masyarakat Indonesia, yaitu banyak orang Indonesia memperlihatkan dengan bangga kemahirannya menggunakan bahasa Inggris, walaupun mereka tidak menguasai bahasa Indonesia dengan baik. Merasa malu apabila tidak menguasai bahasa asing (Inggris) tetapi tidak pernah merasa malu dan kurang apabila tidak menguasai bahasa Indonesia. Menganggap remeh bahasa Indonesia merasa dirinya lebih pandai daripada yang lain karena telah menguasai bahasa asing (Inggris) dengan fasih, walaupun penguasaan bahasa Indonesianya kurang sempurna.
Fenomena ini terkesan menelanjangi identitas kebangsaan kita. Seakan bahasa Indonesia tidak bisa terlihat lebih baik dibanding pemakaian bahasa asing, dalam kasus ini bahasa Inggris. Mungkin dengan adanya tuntutan hidup di era globalisme, maka masyarakat dituntut pula untuk dapat “bergaul” secara global. Namun pada akhirnya dalam pergaulannya, masyarakat kehilangan identitas kebangsaannya, Bahasa Indonesia. Hal tersebut semakin mendekatkan kita pada detik-detik pudarnya bahasa persatuan kita, Bahasa Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, sepantasnyalah bahasa Indonesia itu dicintai dan dijaga. Bahasa Indonesia harus dibina dan dikembangkan dengan baik karena bahasa Indonesia itu merupakan salah satu identitas atau jati diri bangsa Indonesia. Setiap orang Indonesia patutlah bersikap positif terhadap bahasa Indonesia, janganlah menganggap remeh dan bersikap negatif. Setiap orang Indonesia mestilah berusaha agar selalu cermat dan teratur menggunakan bahasa Indonesia. Tanggung jawab terhadap perkembangan bahasa Indonesia terletak di tangan pemakai bahasa Indonesia sendiri. Baik buruknya, maju mundurnya, dan tertatur kacaunya bahasa Indonesia merupakan tanggung jawab setiap orang yang mengaku sebagai warga negara Indonesia yang baik. Setiap warga negara Indonesia harus bersama-sama berperan serta dalam membina dan mengembangkan bahasa Indonesia itu ke arah yang positif.
Semenjak Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) diberlakukan, Bahasa Indonesia semakin memperkaya khasanah khas yang dimiliki. Perkembangannya dimulai dari Ejaan van Ophuijsen (1901) menjadikan bentuk ejaan yang khas seperti jang, sajang, pajah, goeroe, oemar, itoe, ma’mur (ada tanda diakritik). Bergulirnya waktu 46 tahun kemudian, Ejaan Soewandi atau masyarakat waktu itu lebih mengenalnya dengan nama ejaan Republik menggantikan ejaan sebelumnya. Penyempurnaan dilakukan terhadap ejaan sebelumnya dengan mengganti ejaan oe dengan u seperti goeroe menjadi guru, itu, umur. Pada kata dengan diakritik (tanda:’) diganti dengan huruf k seperti padama’mur menjadi makmur. Semakin berkembangnya penggunaan bahasa Indonesia saat itu dan bukan hanya Indonesia namun bangsa melayu juga mulai mengadakan kerja sama. Dari kerja sama tersebut pada akhir 1959sidang perutusan Indonesia dan Melayu (Slametmulyana-Syeh Nasir bin Ismail, Ketua) menghasilkan konsep ejaan bersama yang kemudian dikenal dengan nama Ejaan Melindo (Melayu-Indonesia). Perkembangan politik selama tahun-tahun berikutnya mengurungkan peresmian ejaan Melindo.
Perkembangan bahasa Indonesia semakin pesat seiring perkembangan karya sastra dan revolusinya menjadi angkatan-angkatan sastra makin memperkaya bahasa Indonesia. Pada tanggal 16 Agustus 1972 Presiden Republik Indonesia meresmikan pemakaian Ejaan Bahasa Indonesia. Peresmian ejaan baru itu berdasarkan Putusan Presiden No. 57, Tahun 1972. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menyebarkan buku kecil yang berjudul Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan,sebagai patokan pemakaian ejaan itu. Kemudian makin dilengkapi melalui Panitia Pengembangan Bahasa Indonesia, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, yang dibentuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan surat putusannya tanggal 12 Oktober 1972, No. 156/P/1972 (Amran Halim, Ketua), menyusun buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, berupa pemaparan kaidah ejaan yang lebih luas. Setelah itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan surat putusannya No. 0196/1975 memberlakukan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah. Bahasa Indonesia dengan Ejaan Yang Disempurnakan masih digunakan sampai saat ini. Bila merunut sejak tahun 1901-1972 merupakan waktu yang panjang menyempurnakan Bahasa Indonesia menjadi EYD baku. Hingga 2009 seluruh masyarakat Indonesia menggunakannya dalam bahasa formal. Banyak budayawan dan penulis sastra juga menggunakannya dengan seksama. Namun ada hal yang perlu diwaspadai apabila Bahasa Indonesia akan menjadi tidak berkembang apabila puas pada EYD. Bahasa Indonesia tidak boleh berhenti memperkaya dirinya dan menjadi bahasa mediocre (standart). Sudah saatnya mulai memperhatikan perkembangan bahasa yang digunakan oleh penggunanya baik dari segi umur, suku, profesi, dan kebutuhan akan tingginya penguasaan bahasa asing di masyarakat saat ini. Maksud dari mediocre di sini adalah jangan sampai bahasa Indonesia puas hanya pada EYD saja sehingga terjebak pada khasanah kekayaan yang saat ini tercipta di masyarakat luas, sehingga bahasa Indonesia menjadi bahasa yang standard atau rata-rata, singkatnya kaku dan tidak berkembang. Penggunaan Bahasa Indonesia belum mampu menjadi system yang mampu menstimulus penggunanya meleburkan Bahasa Asing dan menguasainya dengan baik dari kedua bahasa yang digunakan untukberkomunikasi.
Penyempurnaan EYD harus segera kembali dilakukan karena telah ketinggalan oleh kemajuan bahasa yang digunakan di masyarakat saat ini dan tahun-tahun mendatang.  Dalam sebuah acara resmi dialog OSIS dengan pihak sekolah di sebuah sekolah negeri. Salah satu ketua OSIS menyampaikan sambutannya, “Bro and Sist, sekalian saatnya osis outstanding breaktrouhgt and must be always number one…” Bahasa Indonesia tak bisa menafikkan bahwa penetrasi bahasa asing telah menyatukannya menjadi bahasa yang lugas bagi pendengarnya.  Hal ini bisa menimbulkan banyak pro dan kontra bertanya apakah apabila penetrasi Bahasa Asing masuk ke dalam Bahasa Indonesia akan menggerusnya menjadi hilang dan tak akan digunakan lagi oleh masyarakat? Nampaknya ini pandangan yang terlalu pendek. Padahal dalam menghadapi pergaulan dunia yang semakin terbuka seharusnya Bahasa Indonesia dapat menjadi bahasa yang mampu diadaptasi oleh bahasa asing yang masuk. Maksudnya, bila Bahasa Inggris memiliki peranan dalam bahasa dunia maka ketika ia masuk Bahasa Indonesia mampu melebur. Dampak positifnya tentu saja penggunanya akan memahami lebih cepat dalam menguasai dua bahasa tersebut. Contoh yang paling berhasil adalah Negara tetangga kita Malaysia dengan bahasa melayu namun terkenal juga dengan bahasa inggris-melayu.
Dampak positif bagi masyarakatnya dapat berinteraksi dengan komunitas bahasa asing.  Mereka sudah tak canggung lagi dalam berkomunikasi karena telah terbiasa meleburkan antara bahasa sehari-harinya dengan bahasa asing. Membayangkan seorang bapak tukang ojek sepeda ontel saat mendapatkan penumpang dari Negara asing kemudian tukang ojek sepeda mengatakan, “Apa kabar, Sir. How are you today? Nice to meet you, This morning Jakarta cerah, sir.”  Si bule tadi akan tersenyum-senyum dengan pelayanan tukang ojek sepeda tadi. Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah saat ini juga telah berkembang. Sinyalemen menuju Bahasa Indonesia yang lebih maju dan beradaptasi tinggi akan terus dinantikan Masyarakat karena bahasa akan menjadi faktor penting menuju Indonesia yang lebih maju. Bahasa Indonesia yang disempurnakan tidak akan berhenti seperti sejakEjaan van Ophuijsen (1901), Ejaan Soewandi, Ejaan Melindo dan Ejaan Yang Disempurnakan karena kekuatannya mampu mendobrak “mediocre” Bahasa Indonesia menjadi outstanding breakthrough mewujudkan individu-individu SDM Indonesia yang lebih maju menghadapi persaingan global.
Solusi yang dapat ditawarkan adalah dengan menggalakkan pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar minimal pada fasilitas publik yang sering dilihat masayarakat luas. Sehingga bahasa Indonesia dapat lebih populer di mata masyarakat sendiri. Meskipun solusi tersebut dirasa sulit untuk diterapkan secara langsung, namun hendaknya dilakukan secara bertahap, mulai dari yang paling mudah terlebih dahulu. Pemerintah harus dapat menyadarkan masyarakat betapa pentingnya kita menjaga bahasa Indonesia yang dapat diterapkan melalui kebijakan-kebijakan strategis, karena pemerintah dalam hal ini menjadi regulator di negara ini. Inti awalnya adalah bagaimana bahasa Indonesia dapat dipakai secara luas dan baik di tempat umum, media massa, dan merk dagang. Sehingga secara tidak langsung masyarakat dapat mengetahui mana bahasa yang baik dan tidak. Dan pada akhirnya solusi ini dapat menyeluruh pada setiap lapisan masyarakat.
Terdapat suatu wacana bahwa bahasa Indonesia sendiri akan mempunyai sebuah tes kemahiran (seperti TOEFL pada bahasa Inggris) yang akan diterapkan pada warga asing yang akan tinggal di Indonesia. Tentu hal ini merupakan kabar baik karena sudah ada standar kemahiran berbahasa Indonesia, namun jika bangsa Indonesia sendiri tidak dapat menghargai bahasa Indonesia sebagai bahasa bangsanya, maka lambat laun bahasa ini akan hilang.